Alamat kami
BLC Jepara
Lokasi BLC
Arsip kami
Entri kami
-
Fasilitas yang ada pada Broadband Learning Center Jepara Sobat Broadband Learning Center Jepara, untuk mendukung proses belajar y...
-
Organisasi Central Industri (OCI) Organisasi Central Industri atau yang biasa disingkat dengan O.C.I merupakan wadah bagi pengraj...
-
Kanal Bola adalah ruang bagi penggemar sepak bola untuk memperoleh informasi, berita, dan gossip terkini dalam ...
-
Jadual Broadband Learning Center Jepara Tanggal 02 s.d. 06 Juli 2012 Jadual Broadband Learning Center Jepara Tanggal 09 s.d. 13 Jul...
-
Jadual Broadband Learning Center Jepara Tanggal 30 Juli s.d. 03 Agustus 2012 Jadual Broadband Learning Center Jepara Tanggal 06 s.d...
-
Materi Pelatihan Kelas Menengah / Intermediate BAB I Dasar dan pembuatan Blogger Sobat BLC Jepara, melanjutkan materi sebelumnya ...
-
Jadual Broadband Learning Center Jepara Tanggal 04 s.d. 10 Juni 2012 Jadual Broadband Learning Center Jepara Tanggal 11 s.d. 15 ...
-
Pemkab. Jepara dan PT. Telkom Indonesia membuka Pelatihan Internet Gratis di BLC Jepara Drs. Hendro Martojo MM Guna meningkatkan ke...
-
Merubah Desktop Ubuntu 12.04 Sobat BLC Jepara dimanapun berada, pada kesempatan kali ini BLC Jepara akan berbagi artikel dengan ...
-
Kelompok Ibu - ibu Pakis Aji Jepara Sobat, hasrat untuk belajar memang tidak mengenal usia, mungkin kalimat ini sangat cocok untuk ...
Seberapa besarkah peran BLC untuk masyarakat Jepara ?
Kamis, 13 September 2012
Senin, 10 September 2012
Jumat, 07 September 2012
Rabu, 05 September 2012
Siapkah Pemerintah Daerah Beralih ke OpenSource ?
Sobat BLC Jepara dimanapun berada, kali ini BLC Jepara ingin sharing dengan sobat semua, terkait dengan keluarnya surat edaran dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : SE/01/M.PAN/3/2009 tentang pemanfaatan perangkat lunak legal dan open source software (OSS), tertanggal 30 Maret 2009, yang dibagian akhir dari surat edaran tersebut dinyatakan :
“Diharapkan paling lambat tanggal 31 Desember 2011, seluruh instansi pemerintah sudah menerapkan penggunaan perangkat lunak legal. Untuk itu diharapkan instansi masing-masing mengatur agenda pentahapan untuk mencapai target selesai tahun 2011”
Demikian jelas dan tegas isi surat edaran yang ditujukan kepada seluruh instansi pemerintahan di Indonesia untuk segera hijrah ke menggunakan perangkat lunak yang legal berbasis open source.
Kemudian pada tanggal 13 April 2009, Menteri Negara Riset dan Teknologi, mengeluarkan surat balasan sebagai tindak lanjut dari surat edaran MenPAN diatas, yang menyatakan siap mendukung proses migrasi tersebut.
“Diharapkan paling lambat tanggal 31 Desember 2011, seluruh instansi pemerintah sudah menerapkan penggunaan perangkat lunak legal. Untuk itu diharapkan instansi masing-masing mengatur agenda pentahapan untuk mencapai target selesai tahun 2011”
Demikian jelas dan tegas isi surat edaran yang ditujukan kepada seluruh instansi pemerintahan di Indonesia untuk segera hijrah ke menggunakan perangkat lunak yang legal berbasis open source.
Kemudian pada tanggal 13 April 2009, Menteri Negara Riset dan Teknologi, mengeluarkan surat balasan sebagai tindak lanjut dari surat edaran MenPAN diatas, yang menyatakan siap mendukung proses migrasi tersebut.
![]() |
| Salah satu komunitas Linux |
Apa itu Open Source Software (OSS)?
Sobat, secara sederhana istilah OSS mengacu kepada perangkat lunak (software) komputer yang script-script (source) pembuat perangkat lunak tersebut tersedia bebas di Internet dan diserta dengan lisensi GPL, mungkin bisa saya sebutkan gratis, istilah kerennya copyleft. Contoh software tergolong OSS ini adalah FreeBSD, Unix, dan Linux. Linux adalah salah satu OSS yang cukup dikenal banyak saat ini melalui berbagai distro, seperti distro UBUNTU, Fedora, IGOS Nusantara, dan lain-lain.
Sebaliknya, seperti software Microsoft Windows, tergolong kedalam Close Source Code, artinya kita berada dalam posisi sebagai pemakai saja, tidak dapat mengutak-ngatik atau merubahnya sesuai dengan keinginan, yang paling mahal dari Close Source software ini adalah LISENSINYA (copyright). Jika seandainya, anda membeli software windows vista secara legal, harga untuk versi basicnya, sekitar Rp. 1.100.000,-, itu baru software sistem operasinya saja, kemudian jika anda beli Microsoft office 2007, maka harganya sekitar Rp. 1.900.000,-, artinya, untuk memiliki komputer dengan perangkat software berlisensi resmi, anda harus mengeluarkan uang Rp. 3.000.000, untuk perangkat lunaknya saja, belum lagi harga perangkat keras dari komputer itu sendiri. Lisensi tersebut berlaku untuk satu komputer, jika memiliki 5 buah komputer, berarti harus mengeluarkan 15 juta, untuk harga sebuah perangkah lunak.
Oleh karena itu, muncullah perangkat lunak untuk close source software ini dalam bentuk bajakan, yang ditawarkan dengan harga murah. CD bajakan dapat diperoleh dengan harga Rp. 25.000,-. Karena murah inilah, maka banyak pengguna komputer menggunakan perangkat lunak secara bajakan, yang sesungguhnya, kegiatan tersebut melanggar undang-undang tentang hak cipta.
Kenapa instansi pemerintah di harapkan migrasi ke open source software ?
Tidak lain adalah mengurangi tingkat pembajakan di Indonesia terhadap software berlisensi, sehingga terhindar dari undang No. 19 tahun 2002 tentang hak cipta, disamping itu, secara otomatis akan menghemat anggaran pemerintah untuk memberi perangkat legal berlisensi. Secara tidak langsung, menggunakan perangkat lunak open source, akan meningkatkan kreatifitas anak bangsa, karena software ini dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan.
Sudah siapkah pemerintah kita ?
Siap atau tidak siap adalah relatif, komponen paling penting adalah kesiapan sumber daya manusia yang akan mengoperasikan komputer. Tentu, proses migrasi dari perangkat lunak berlisensi (ex. MS. Windows) ke perangkat lunak berlisensi GPL (gratis, Linux) membutuhkan proses dan kemauan yang kuat, walaupun secara kemampuan dan fitur sudah sangat menyamai, bahkan lebih.
Maka, mulai saat ini, setiap instansi pemerintah, sudah seharusnya menyiapkan SDM-nya untuk menguasai open source software, karena, dari berbagai penelitian dan karya tulis di media massa, menyebutkan, ketidaksiapan SDM menjadi pemicu gagalnya terlaksana proses migrasi.
Oleh karena, sudah seharusnya, instansi pemerintah mulai merengkuh komunitas-komunitas IT yang terdapat didaerah masing-masing untuk membantu atau bahkan mendidik SDM-nya. Untuk open source software, disetiap daerah terdapat komunitas yang disebut KPLI, Kelompok Pengguna Linux Indonesia. KPLI bukanlah lembaga profit, tapi lebih kepada komunitas yang sifatnya untuk saling membantu dan share ilmu pengetahuan. Komunitas ini, terdiri dari mahasiswa, praktisi, akademisi dan bahkan masyarakat umum.
Sobat, dengan adanya surat edaran Menteri PAN tersebut, setiap instansi pemerintah seharusnya sudah mulai hijrah ke opensource, karena penyesuaian dilapangan memang membutuhkan waktu dan tenaga, namun kita berharap agar rencana ini segera terwujud pada intansi pemerintah seluruh Indonesia. Amin
Sobat, secara sederhana istilah OSS mengacu kepada perangkat lunak (software) komputer yang script-script (source) pembuat perangkat lunak tersebut tersedia bebas di Internet dan diserta dengan lisensi GPL, mungkin bisa saya sebutkan gratis, istilah kerennya copyleft. Contoh software tergolong OSS ini adalah FreeBSD, Unix, dan Linux. Linux adalah salah satu OSS yang cukup dikenal banyak saat ini melalui berbagai distro, seperti distro UBUNTU, Fedora, IGOS Nusantara, dan lain-lain.
Sebaliknya, seperti software Microsoft Windows, tergolong kedalam Close Source Code, artinya kita berada dalam posisi sebagai pemakai saja, tidak dapat mengutak-ngatik atau merubahnya sesuai dengan keinginan, yang paling mahal dari Close Source software ini adalah LISENSINYA (copyright). Jika seandainya, anda membeli software windows vista secara legal, harga untuk versi basicnya, sekitar Rp. 1.100.000,-, itu baru software sistem operasinya saja, kemudian jika anda beli Microsoft office 2007, maka harganya sekitar Rp. 1.900.000,-, artinya, untuk memiliki komputer dengan perangkat software berlisensi resmi, anda harus mengeluarkan uang Rp. 3.000.000, untuk perangkat lunaknya saja, belum lagi harga perangkat keras dari komputer itu sendiri. Lisensi tersebut berlaku untuk satu komputer, jika memiliki 5 buah komputer, berarti harus mengeluarkan 15 juta, untuk harga sebuah perangkah lunak.
Oleh karena itu, muncullah perangkat lunak untuk close source software ini dalam bentuk bajakan, yang ditawarkan dengan harga murah. CD bajakan dapat diperoleh dengan harga Rp. 25.000,-. Karena murah inilah, maka banyak pengguna komputer menggunakan perangkat lunak secara bajakan, yang sesungguhnya, kegiatan tersebut melanggar undang-undang tentang hak cipta.
Kenapa instansi pemerintah di harapkan migrasi ke open source software ?
Tidak lain adalah mengurangi tingkat pembajakan di Indonesia terhadap software berlisensi, sehingga terhindar dari undang No. 19 tahun 2002 tentang hak cipta, disamping itu, secara otomatis akan menghemat anggaran pemerintah untuk memberi perangkat legal berlisensi. Secara tidak langsung, menggunakan perangkat lunak open source, akan meningkatkan kreatifitas anak bangsa, karena software ini dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan.
Sudah siapkah pemerintah kita ?
Siap atau tidak siap adalah relatif, komponen paling penting adalah kesiapan sumber daya manusia yang akan mengoperasikan komputer. Tentu, proses migrasi dari perangkat lunak berlisensi (ex. MS. Windows) ke perangkat lunak berlisensi GPL (gratis, Linux) membutuhkan proses dan kemauan yang kuat, walaupun secara kemampuan dan fitur sudah sangat menyamai, bahkan lebih.
Maka, mulai saat ini, setiap instansi pemerintah, sudah seharusnya menyiapkan SDM-nya untuk menguasai open source software, karena, dari berbagai penelitian dan karya tulis di media massa, menyebutkan, ketidaksiapan SDM menjadi pemicu gagalnya terlaksana proses migrasi.
Oleh karena, sudah seharusnya, instansi pemerintah mulai merengkuh komunitas-komunitas IT yang terdapat didaerah masing-masing untuk membantu atau bahkan mendidik SDM-nya. Untuk open source software, disetiap daerah terdapat komunitas yang disebut KPLI, Kelompok Pengguna Linux Indonesia. KPLI bukanlah lembaga profit, tapi lebih kepada komunitas yang sifatnya untuk saling membantu dan share ilmu pengetahuan. Komunitas ini, terdiri dari mahasiswa, praktisi, akademisi dan bahkan masyarakat umum.
Sobat, dengan adanya surat edaran Menteri PAN tersebut, setiap instansi pemerintah seharusnya sudah mulai hijrah ke opensource, karena penyesuaian dilapangan memang membutuhkan waktu dan tenaga, namun kita berharap agar rencana ini segera terwujud pada intansi pemerintah seluruh Indonesia. Amin
Label:
Materi Pelatihan BLC
Senin, 03 September 2012
Jadual BLC Jepara September 2012
Jadual Broadband Learning Center Jepara
Tanggal 03 - 08 Sept. 2012
Jadual Broadband Learning Center Jepara
Tanggal 17 - 22 Sept. 2012
Jadual Broadband Learning Center Jepara
Label:
Jadual BLC Jepara
Selasa, 28 Agustus 2012
Belajar komputer sejak usia dini, perlukah ?
Sobat BLC Jepara dimanapun berada,
Salam hangat, setelah libur panjang akhirnya kita bertemu lagi dalam keadaan yang semoga lebih baik dari waktu lalu.... amin.
Sobat, pada kesempatan kali ini BLC Jepara ingin berbagi artikel dengan sobat BLC semua, terutama yang mempunyai adik ataupun putra - putri dirumah, ataupun sebatas bahan renungan untuk sobat semua. Ya... artikel ini mengenai pengenalan komputer untuk usia dini atau anak - anak. Sebagai informasi tambahan, artikel ini merupakan reposting dimana sebagian artikel BLC Jepara kutip dari blog sobat kami, silahkan sobat klik disini.
![]() |
| Visualisasi pembelajaran komputer |
Sobat BLC Jepara dimanapun berada, Penulis menceritakan bahwa Ketika dia terlibat dalam aktivitas belajar mengajar komputer untuk anak TK, beliau kerap kali mendapat pertanyaan dari para orang tua anak. “Apakah memang perlu anak-anak yang usianya masik kecil begini belajar komputer ?.”Seperti itulah pertanyaan yang sering terlontar dari para orang tua anak-anak. Sebenarnya komputer yang diberikan khususnya kepada anak Taman Kanak-Kanak sifatnya hanyalah sebagai pengenalan saja dan hiburan. Jika pelajaran komputer dijadikan pelajaran yang serius tentu mereka akan terbebani, karena mereka masih harus focus pada pelajaran membaca dan berhitung.
![]() |
| Pelatihan komputer dan internet di BLC Jepara |
Sobat BLC tercinta, pelajaran Komputer untuk anak TK bisa dijadikan sebagai awal mereka untuk memperlancar penggunaan mouse maupun untuk mengenalkan tata letak tombol huruf yang ada di keyboard dan hal itu tentu saja didukung oleh software-software yang memang khusus untuk usia yang berbeda-beda. Dengan bantuan software-software yang banyak beredar di pasaran akan semakin memudahkan anak untuk sekaligus belajar tentang abjad, angka, warna, perbandingan besar kecil sebuah benda, pengenalan sayur-sayuran, buah-buahan, tumbuh-tumbuhan dan masih banyak lagi.
Selain itu masih banyak manfaat yang didapatkan dari pembelajaran komputer untuk anak usia Playgroup atau TK.
Sobat, untuk memperkuat anggapan bahwa anak usia dini perlu sekali belajar komputer sejak dini bisa kita lihat dari analisa Dr. Glenn Doman dimana dalam bukunya yang berjudul How to Multiply Your Child’s Intelligence menyatakan bahwa : ‘Semua bayi dalam perkembangan berikutnya akan ditentukan pada usia enam tahun pertama dari hidupnya.” Dalam penelitiannya, Doman menemukan bahwa sebagian besar anak belajar diantara usia 1 sampai 6 tahun dengan menyerap segala sesuatu yang diajarkan kepada mereka. Pengajaran yang diperoleh anak pada usia ini akan menentukan nilai-nilai atau keterampilan yang akan mereka miliki di masa mendatang.
Selain itu masih banyak manfaat yang didapatkan dari pembelajaran komputer untuk anak usia Playgroup atau TK.
Sobat, untuk memperkuat anggapan bahwa anak usia dini perlu sekali belajar komputer sejak dini bisa kita lihat dari analisa Dr. Glenn Doman dimana dalam bukunya yang berjudul How to Multiply Your Child’s Intelligence menyatakan bahwa : ‘Semua bayi dalam perkembangan berikutnya akan ditentukan pada usia enam tahun pertama dari hidupnya.” Dalam penelitiannya, Doman menemukan bahwa sebagian besar anak belajar diantara usia 1 sampai 6 tahun dengan menyerap segala sesuatu yang diajarkan kepada mereka. Pengajaran yang diperoleh anak pada usia ini akan menentukan nilai-nilai atau keterampilan yang akan mereka miliki di masa mendatang.
![]() |
| Peran kita sangat penting dalam mebimbing mereka |
Nah sobat, berdasarkan pada penemuan di atas, adalah penting bagi kita untuk memperkenalkan anak-anak kepada komputer ketika mereka masih dini, misalkan ketika mereka masih berusia 18 bulan. Tetapi pada usia ini, mereka masih belum bisa menggunakan komputer. Di atas usia 18 bulan, anak–anak masih mencoba menguasai perkembangan keterampilan fisik dasar seperti merangkak,berjalan dan berbicara. Kita hanya dapat memberikan pengenalan kepada mereka sampai sejauh penglihatan dan perasaan mengenai komputer. Dengan demikian kita bisa menanamkan benih perhatian pertama dalam pikiran anak-anak.
Pada usia 2 sampai 4 tahun, anak-anak mengembangkan pemikiran logis dan tingkat kecerdasan tertentu. Pada usia ini, anak-anak lebih Independen dan bisa melakukan aktivitas tertentu dalam dirinya sendiri. Usia inilah waktu terbaik dan paling efektif untuk memperkenalkan anak ke dalam aktivitas komputer, karena mereka bisa melakukan eksperimen dan menggabungkan pelajaran yang telah di dapat.
| Usia SD di BLC Jepara sudah dikenalkan dengan internet |
Sobat BLC Jepara tercinta, semoga artikel diatas bisa menjadi renungan bagi kita semua sobat, alangkah baiknya apabila kita mengikuti anjuran diatas dan kita praktekkan mulai dari lingkungan terdekat kita, yakni keluarga tercinta. Sampai berjumpa di artikel BLC Jepara selanjutnya.... terima kasih sobat semua.
Label:
Materi Pelatihan BLC
Kamis, 16 Agustus 2012
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H
Sobat BLC dimanapun berada, tidak terasa Ramadhan hampir usai, dan fajar yang Fitri itu telah menanti. Teriring pula ucapan " Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H untuk seluruh sobat Broadband Learning Center Jepara ".
Mohon maaf lahir dan batin apabila saat kita berjumpa dalam berbagai kesempatan, banyak salah kata maupun perbuatan..... Yuk bersama - sama kita kembali menjadi pribadi yang suci seperti kita baru dilahirkan kembali.... Amin..
Label:
Galeri Foto
Senin, 13 Agustus 2012
Program Upgrade Layanan Broadband
Upgrade Layanan Telepon menjadi Broadband
Sobat BLC Jepara dimanapun berada, salam hangat....
Pada kesempatan kali ini Broadband Learning Center Jepara ingin menginformasikan kepada sobat BLC semua, bahwa PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk akan melakukan upgrade jaringan Telepon rumah sobat menjadi layanan Broadband. Program ini berlaku untuk seluruh pelanggan Telkom yang menggunakan telepon rumah dan masih aktif sampai saat ini.
Sobat BLC tercinta, pada program upgrade Broadband ini seluruh pelanggan mendapatkan seperangkat modem wifi speedy, yang bisa dimanfaatkan untuk akses internet dengan speed 512 kbps gratis selama satu bulan, serta akses gratis ke UseeTV maupun groovialite selama 3 ( tiga ) bulan. Dan sebagai informasi tambahan untuk sobat BLC semua bahwa pada saat upgrade ini para pelanggan tidak dikenakan biaya alias gratis.
Pada kesempatan kali ini Broadband Learning Center Jepara ingin menginformasikan kepada sobat BLC semua, bahwa PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk akan melakukan upgrade jaringan Telepon rumah sobat menjadi layanan Broadband. Program ini berlaku untuk seluruh pelanggan Telkom yang menggunakan telepon rumah dan masih aktif sampai saat ini.
![]() |
| Paket upgrade Broadband |
![]() |
| Tampak modem Wifi merk TP Link yang terpasang |
Sobat BLC tercinta, pada program upgrade Broadband ini seluruh pelanggan mendapatkan seperangkat modem wifi speedy, yang bisa dimanfaatkan untuk akses internet dengan speed 512 kbps gratis selama satu bulan, serta akses gratis ke UseeTV maupun groovialite selama 3 ( tiga ) bulan. Dan sebagai informasi tambahan untuk sobat BLC semua bahwa pada saat upgrade ini para pelanggan tidak dikenakan biaya alias gratis.
Nah sobat, cukup menarik bukan, silahkan menghubungi nomor dibawah ini untuk proses registrasi upgrade Broadband di rumah sobat BLC Jepara.
Hery Yulianto,
Broadband Learning Center Jepara ( Kompleks Museum RA Kartini )
HP. 085.2251.72167
Fleksi (0291) 5745723, atau
Plasa Telkom Jepara,
Jl. Pemuda No. 3 Jepara
Telp. (0291) 597978, atau 147
Selamat menikmati layanan Upgrade Broadband sobat.....
Label:
Galeri Foto
Jumat, 10 Agustus 2012
Install dan Update desktop KDE 4.7 pada Ubuntu 11.04
Sobat BLC dimanapun berada, kali ini Broadband Learning Center Jepara kan berbagi informasi mengenai aplikasi Desktop environtment KDE 4.7 untuk sobat BLC yang masih menggunakan Ubuntu 11.04. Untuk sobat yang sebelumnya masih pakai versi KDE 4.6, sobat tinggal mengupdate versinya saja, dan untuk pengguna dekstop yang lain, tidak ada salahnya sobat ikut mencoba bukan ?
![]() |
| Tampilan menu pada desktop KDE 4.7 |
Gimana sobat, cukup menarik bukan tsecreenshot diatas ? Beberapa informasi mengenai Desktop KDE yang BLC Jepara tampilkan disini, beberapa diantaranya kami ambil referensinya dari sini. Yuk kita langsung praktek saja,
Pastikan komputer sobat telah terhubung dengan internet. Jalankan terminal lalu ketik atau copy paste perintah berikut untuk menambahkan repositori KDE...
sudo add-apt-repository ppa:kubuntu-ppa/backports
Update repositori dengan memberi perintah berikut ini...
sudo apt-get update
![]() |
| Proses update repository |
Bagi sobat yang akan menginstal / mengupdate KDE 4.7, silahkan klik link berikut ini INSTALL KDE 4.7, beberapa saat kemudian Software Center akan dijalankan, silahkan tekan tombol "Insatall" lalu ikuti petunjuk yang ditampilkan pada layar...
Sobat BLC Jepara, ada pula cara lain untuk menginstal / mengupdate KDE 4.7 yakni dengan menjalankan Synaptic. Setelah sobat menambahkan dan mengupdate repositori, silahkan jalankan Synaptic. Gunakan kotak pencarian dengan mengetik kubuntu-desktop.
Sobat BLC Jepara, ada pula cara lain untuk menginstal / mengupdate KDE 4.7 yakni dengan menjalankan Synaptic. Setelah sobat menambahkan dan mengupdate repositori, silahkan jalankan Synaptic. Gunakan kotak pencarian dengan mengetik kubuntu-desktop.
Tandai semua paket kubuntu-desktop / KDE 4.7 untuk diinstal atau diupdate.
Jika sobat sekedar mengupdate, pastikan semua paket KDE yang telah tersedia paket updatenya dari PPA Launchpad turut serta diupdate ke versi 4.7...
Pada saat proses instalasi, mungkin sobat akan diminta untuk memilih menggunakan GDM atau KDM sebagai desktop manager, BLc Jepara menyarankan untuk tetap menggunakan GDM sebegai desktop manager. Sobat, setelah proses instalasi / update selesai, silahkan logout dari sesi saat ini. Pada layar login, pilih sesi "KDE Plasma Workspace" untuk menjalankan KDE 4.7...
![]() |
![]() | |
| Tampilan KDE 4.7 pada Ubuntu 11.04 yang telah terinstal |
![]() |
| Tampilan KDE 4.7 yang telah diganti tema serta backgroundnya |
Nah sobat BLC dimanapun berada, tidak ada salahnya mencoba bukan...... dan semoga artikel kami yang sedikit ini dapat menambah ilmu sobat BLC Jepara khususnya para pengguna linux atau linuxer Jepara......
Label:
Materi Pelatihan BLC
Rabu, 08 Agustus 2012
Setting Wireless Router TP-Link dengan Modem ADSL Speedy
Salam hangat untuk sobat Broadband Learning Center Jepara,
Sobat, kali ini BLC Jepara akan berbagi tips mengenai setting wireless router merk TP-Link dengan modem ADSL Speedy. Untuk sobat yang telah menggunakan layanan speedy terbaru, secara umum modem yang telah sobat gunakan sudah support wifi bukan ? Nah untuk sobat BLC pengguna speedy lama dengan modem ADSL biasa, dan ingin modem speedy tersebut memancarkan sinyal wifi, tidak ada salahnya sobat mencoba menggunakan wireless router atau pemancar sinyal wifi dengan merk TP-Link, maupun merk wireless router yang lain.
Sobat, pada dasarnya ada dua cara yang bisa kita gunakan untuk melakukan setting router TP-Link, yakni :
- Menggunakan CD Aplikasinya
- Melalui Halaman WEB / WEB browser
Disini kita akan bahas dengan cara yang paling umum dipergunakan, yaitu dengan WEB browser.
- Untuk bisa setting routernya, sebelumnya kita harus menyamakan segmentasi IP Address Notebook/PC yang akan kita pergunakan untuk mensetting dengan segment IP default Router (untuk TP-Link sebagian besar IP defaulnya adalah 192.168.1.1), jadi IP Notebook/PC kita set 192.168.1.2 (IP Address tidak boleh sama dengan Device yang akan di setting).
- Melalui halaman web, Ketikan IP default Router di Web Browser, 192.168.1.1
![]() |
| Masukkan default username & password router, username: admin, password: admin |
Setelah sobat masuk di web Administrasi router TP-Link, disarankan untuk mengganti IP default router/TP-Linknya, karena pada umumnya modem ADSL menggunakan default IP yaitu 192.168.1.1 .
- Restart TP-Link dengan memilih menu: System Tools -> Reboot
- Tunggu beberapa saat, dan untuk masuk ke halaman web admin router/TP-Link nya, gunakan IP yang baru: 192.168.2.1 dan masukan username & password yang baru
- Setelah masuk ke halaman administrator, pilih menu: Quick Setup dan ikuti langkah selanjutnya (klik tombol NEXT)
- Pada saat Choose WAN Connection Type, pilih Dynamic IP; klik tombol NEXT
- Pada halaman Wireless:
![]() |
| Screenshot halaman wireless |
- Wireless Radio: Enable
- SSID: isi dengan nama ID yang akan di broadcast pada saat signal WiFi di pancarkan
- Region: Indonesia
- Channel: Disesuaikan, pastikan menggunakan Channel yang belum di pergunakan.
- Mode: 54Mbps (802.11g)
- Next
- Finish
- Selanjutnya, setting Gateaway & DNS nya kita sesuaikan dengan setting ADSL Modem, masuk ke menu: Network -> WAN
- Klik Renew pada bagian Gateaway, dan isi dengan IP Modem: 192.168.1.1
- Pilih/checklist bagian Use These DNS Server
- Primary DNS: 203.130.196.5
- Secondary DNS: 202.134.0.155
- Save
- Selanjutnya, setting untuk security routernya, agar tidak bisa digunakan oleh siap saja dengan memilih menu Wireless -> Wireless Setting, Beberapa setting sudah dipilih sesuai dengan setting sebelumnya.
![]() |
| Pilih/Klik Enable Wireless Security |
- Security Type: WEP
- Security Option: Automatic
- WEP Key Format: Hexadecimal
- Key1: 1234567890 (bisa diganti); Key Type: 64bit
- Save
- Sampai tahap ini, router sudah bisa digunakan, namun untuk lebih memastikan, ada beberapa hal yang bisa disetting terlebih dahulu sebelum router nya di REBOOT
- Setting range IP Client DHCP pada TP-Link nya dengan memilih menu: DHCP -> DHCP Setting, isi range IP sesuai dengan yang dikehendaki, misal: Start IP Address: 192.168.2.100 & End IP Address: 192.168.2.199, klik SAVE
- Cek juga setting Time dengan memilih menu: System Tools -> Time sesuaikan dengan timezone dan waktu anda, klik SAVE
- Reboot router TP-Link dengan memilih menu: System Tools -> Reboot
- Router TP-Link anda siap digunakan. Cabut kabel LAN dari laptop/PC dan aktifkan WiFi nya, coba untuk search WiFi (SSID) router dan masukkan WEP yang telah di set pada saat melakukan koneksi ke router.
Label:
Materi Pelatihan BLC
Selasa, 07 Agustus 2012
SDN 1 Pengkol di BLC Jepara
Pelatihan Internet untuk Sekolah Dasar di Broadband Learning Center Jepara
Sobat BLC Jepara dimanapun berada, bertempat di gedung Media Center BLC Jepara, pada tanggal 6 Agustus 2012 diadakan pelatihan internet dasar yang diikuti oleh perwakilan siswa dari SD Negeri 1 Pengkol, SD Al - Islam, serta SD Negeri 3 Ujungbatu Jepara.
Kegiatan ini dilaksanakan sepulang sekolah dengan tujuan agar para siswa sekolah tersebut mengenal dasar - dasar internet serta penggunaan internet yang sehat bagi mereka.
Label:
Galeri Foto
Langganan:
Postingan (Atom)
!-end>!-my>
Kategori
- Broadband Learning Center (4)
- Galeri Foto (136)
- Jadual BLC Jepara (14)
- Materi Pelatihan BLC (29)
- Produk Telkom Indonesia (12)
Facebook BLC
Stop Motion BLC Jepara
Pelatihan di BLC Jepara
Pelatihan di BLC Jepara
Link Sobat BLC
- Achmad Sunani
- Agustina panca
- Alatiq
- Alatiq2
- Aminudin
- Anas
- Andai saja
- Anshori
- Argojati Furniture
- Asacolection
- Asepi Jepara
- Aspekaje Jepara
- Assayuthy
- Azti Yaksya
- Bagus Surya
- Batik Nabila
- Bayu Woles
- Bejo Nugroho
- BLC Kalsel
- BLC Pekalongan
- BLC Sumatra
- BLC telkom
- Boy Keke
- Butik Alza
- Butik Baju Hana
- Cahaya Mebel
- Candi Antik Furni
- Captain 13
- Cardios
- Cipto Sunjaya
- Cristian Arwen
- Daffi
- Dai Bahtiar
- Desa Suwawal
- Dika Jepara
- Disain Baru
- Djiangkaru
- Early Fashion
- Ela Jepara
- Elfarda
- Endah Rismawati
- Erlangga
- Evalinsya Putri
- Fajar Dwi
- Fara Haulina
- Fariez Gunawan
- Febri Furniture
- Fera Riana
- Fikri Top
- Firtotun Najiyah
- Furniture Center
- Gentille
- Giyanto Jepara
- Go Speed
- Hanan Fitriana
- Harel Mebel
- Hendro Martojo
- Hudawiyah INISNU
- Ikhwan Jepara
- Indo Store
- Internet Speedy
- Islamic Center
- Japins Jati Kencana
- Jatmon Furniture
- Javanesia Mebel
- Jes Stone
- Jhonwhery Gallery
- Jual Mobil
- Kacamata Komputer
- Kacangmete Jepara
- Karmani Jepara
- Karya Indah
- Karya Indah
- Kasmindo Jepara
- Kawak Jepara
- Kecamatan Welahan
- Keluarga Sakinah
- Khaiz Jepara
- Khayati Jepara
- Komunitas Linux Jepara
- Kristina Damayanti
- Laila Ifah
- Laili Jepara
- Lichah Jepara
- Lucha Jepara
- Luluk Jepara
- Lusy Jepara
- Luthfiyatul Khusna
- M. Ahsani Taqwim
- MA Nurul Ulum
- Mahoni Indah Jepara
- Makruf Jati Furni
- Mangun Sari
- Manto Turedy
- March Rever
- Mbemby
- Mebel Jati Tua
- Mebeljati Jepara
- Mellonium Produksi
- Moko Jepara
- Muhammad Choirun najib
- Muhammad Nurul Chakim
- Muhtadi Kuspa
- Muhyidin Laveda
- Mulia Abadi Furni
- Museum RA. Kartini
- Naibatul INISNU
- Ngawulo Jayu
- Ninim Ro'atul Husna
- Ninnuth Jepara
- Nor Afifah
- Nunik Jepara
- Nur Hidayatun
- Nurul Arifin
- Pemkab. Pekalongan
- Pmd Welahan
- Produk Jepara
- Program Mandiri
- Radar Pekalongan
- Rahma Aulya
- Ratu Plaza
- Ridwan Anas
- Rihaj Ahmad
- Rizky Furni
- Rotan Jaya
- Rotan Jepara
- Rph Kudus
- Rph Kudus 2
- Sang Topeng
- Santri Indigo
- Satu Komando
- SDN Guwo Jepara
- Sekar Jati Furni
- Sekar Telkom
- Serikat Karyawan
- Shine Creative
- Sintha PPL
- Sipra Furniture
- Sodikun Busaki
- Sonhadi Jepara
- Telkom Indonesia
- Tenun Indonesia
- Tenun Sulam
- UD Makmur
- UD. Mulyajaya
- Udvi INISNU
- Ukir Patung Jepara
- Ulfah Jepara
- Wicaksono
- Winarta Jepara
- Yogo Jepara
- Zayen Jepara
- Zeloffa Jepara
- Zudi Pranata
- Zulfa Jepara











































